Minggu, 30 Juli 1995

Aku



Seperti kanak-kanak tak lagi menangis
Aku bangkit dari tidur kebodohan
Seperti perempuan-perempuan menantang malam
Aku jalani lorong-lorong kemiskinan
Seperti hujan tiada pernah henti
Aku curahkan keringat dan darah
Demi keadilan dan kebenaran
Seperti sungai-sungai meluap menjebol tanggul
Aku hancurkan segala tembok tirani



Klaten, 30 Juli 1995

Senin, 25 Oktober 1993

SAJAK KAIN SANG PEMBUNUH


buat setiap manusia
yang bernasib sama
seperti manusia kain
Kain, kain
dimanakah adikmu?
aku tahu kau telah membunuhnya
tuhan telah menghakimi kamu
pembunuh
aku melihat di dahimu
dari kamulah sejarah tato-tato dimulai
Bangkitlah, Kain
kau ditipu tuhanmu
seluruh keturunan manusia akan melihat engkaulah
pembunuh
kau memang tidak akan dibunuh
tapi, kaulah manusia yang diejek
dihina
kaulah manusia rendah
pembunuh
Bangkitlah,Kain tuntut tuhanmu
menghapus tanda di dahimu
ia telah menghakimi kamu selama-lamanya
akankah engkau tahan, Kain?
melihat namamu tertulis dalam sejarah
pembunuh
dengan tanda yang jelas
sehingga setiap orang yang melihat kamu
berkata: inilah sang pembunuh
mereka pun tak henti-hentinya berbisik
pembunuh, pembunuh, pembunuh
Kain,
kau harus paksa tuhanmu
menghapus tanda itu
tanda itu kejam, Kain, tanda pembunuhan
kau harus paksa tuhanmu mengampunimu
kau harus berjuang, menyusun kekuatan, mengatur barisan
menghancurkan tanda itu
tanda itu kejam, Kain, tanda di dahimu
akankah kau tahan?
Yogyakarta, 25 Oktober 1993